Polda NTB Tunjuk Plh Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Diperiksa Propam

Reportase Expose.com, Bima – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menunjuk Pelaksana harian (Plh) Kapolres Bima Kota untuk menggantikan AKBP Didik Putra Kuncoro yang saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Bidang Propam Polda NTB. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan kasus narkoba yang menjerat anak buahnya, mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP M.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman, membenarkan adanya penunjukan pejabat sementara tersebut. Menurut dia, informasi penunjukan sudah diterima, namun pejabat yang ditunjuk belum tiba di Bima dan diperkirakan datang dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

“Sudah ada informasinya, namun yang ditunjuk belum sampai Bima, kemungkinan besok,” ujar Herman, Rabu (11/2/2026).

Herman menegaskan, penunjukan Plh bukan berarti AKBP Didik telah dicopot dari jabatannya. Langkah tersebut diambil untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sementara waktu karena yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

“Sampai saat ini belum ada pencopotan. Karena Pak Didik masih dalam pemeriksaan, maka Kapolda menunjuk Plh,” katanya.

Selain jabatan Kapolres, Polda NTB juga menunjuk Plh Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota. Jabatan tersebut sebelumnya diemban AKP M yang telah dipecat karena terlibat dalam peredaran gelap narkoba. Posisi itu kini diisi sementara oleh AKP Jayadi Sibawaeh dari Ditresnarkoba Polda NTB.

Adapun sosok perwira yang akan menjabat sebagai Plh Kapolres Bima Kota disebut berasal dari Subdit Reskrimum Polda NTB, meski identitasnya belum diumumkan secara resmi.

Sebelumnya, AKP M ditangkap oleh tim Polda NTB pada Selasa (3/2/2026) malam. Penangkapan itu merupakan hasil pengembangan kasus narkoba yang lebih dulu menjerat oknum polisi berinisial Bripka F bersama istrinya. Usai penangkapan, petugas melakukan penggeledahan di salah satu ruangan Satresnarkoba Polres Bima Kota dan mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait penyalahgunaan narkoba.

Terkait penangkapan tersebut, Kompol Herman enggan berkomentar lebih jauh dan meminta agar konfirmasi dilakukan langsung ke Polda NTB.

“Coba konfirmasi dengan polda,” ujarnya singkat.

Penulis: Johansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *