Reportase Expose.com | Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui mutasi dan promosi jabatan terhadap puluhan pejabat di lingkungan pemerintahan daerah. Sebanyak 85 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik serta diambil sumpah jabatannya langsung oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, di Sendawar, Jumat (8/5/2026) pagi.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati, unsur DPRD, Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Kutai Barat.
Mutasi dan promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kutai Barat Nomor 800.1.3.3/K.827/2026 tentang Pengangkatan dan Mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Pelantikan kali ini mencakup pejabat eselon II.b, III.a, III.b, IV.a hingga IV.b yang tersebar di berbagai OPD, kecamatan, kelurahan hingga unit pelaksana teknis daerah.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi jabatan merupakan bagian penting dari penguatan tata kelola pemerintahan sekaligus pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN).
“Pengangkatan pejabat pada hari ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan pada beberapa perangkat daerah yang sebelumnya ditinggalkan pejabat karena memasuki masa purna tugas atau pensiun. Pengisian jabatan ini sangat diperlukan agar roda organisasi pemerintahan tetap berjalan optimal dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, mutasi jabatan juga menjadi langkah strategis untuk melakukan penyegaran organisasi agar birokrasi lebih dinamis, profesional dan adaptif menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Menurutnya, birokrasi saat ini dituntut bekerja lebih cepat, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat yang baru dilantik diminta segera memperkuat koordinasi, pengawasan serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, capaian realisasi keuangan maupun fisik saat ini masih sangat rendah. Saya berharap seluruh pejabat mampu menghadirkan inovasi, gagasan dan solusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.
Frederick Edwin juga memberikan penekanan khusus terkait integritas dan tanggung jawab jabatan. Ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Saya meminta seluruh pejabat bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, jujur, profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Jadikan jabatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar kedudukan semata,” pintanya.
Selain itu, seluruh pejabat diminta membangun sinergi antarperangkat daerah, memperkuat komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan transformasi digital pelayanan publik.
Dalam mutasi tersebut, sejumlah pejabat strategis mendapat posisi baru. Petrus dipercaya menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Marisye Christantia dilantik sebagai Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar. Sementara Putu Budiasa dipercaya menjabat Camat Bongan, Gusti Muhammad Padli sebagai Camat Muara Lawa dan Edy Murhandi sebagai Camat Penyinggahan.
Di sektor teknis pemerintahan, Ireneus Rafael Yen dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Andre Fernanda sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika serta Christian Gamas sebagai Sekretaris BPBD.
Sejumlah pejabat administrator lainnya juga mendapat amanah baru, di antaranya Erlinsiana sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah, Veronita sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Novelistina sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah, serta Ayanlia sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Pada sektor pelayanan publik dan teknis daerah, Lesman Daniel Manduarara dipercaya menjabat Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil, Efrain Imanuel sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, Jamri sebagai Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Penegakan Perda Satpol PP, dan Yesi Alexander menjabat Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Sementara itu, pada jajaran pengawas, Martius dipercaya menjabat Lurah Simpang Raya dan Yulita Tri Lestari dipercaya sebagai Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor.
Dari total 85 pejabat yang dimutasi dan dipromosikan, komposisi jabatan terdiri atas satu pejabat eselon II.b, 12 pejabat eselon III.a, 24 pejabat eselon III.b, 33 pejabat eselon IV.a dan 15 pejabat eselon IV.b.
Menutup sambutannya, Frederick Edwin mengajak seluruh jajaran pemerintahan bekerja dengan semangat, loyalitas dan tanggung jawab demi mewujudkan Kutai Barat yang semakin maju dan berkelanjutan.
“Bangun sinergi, koordinasi dan komunikasi yang baik antarperangkat daerah agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Semoga amanah dan kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Kutai Barat,” pungkasnya.
Penulis: Johansyah





