Reportase Expose.com, Sendawar – Dalam momentum perayaan Hari Raya Paskah 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan. Bupati Kutai Barat bersama Ibu Bupati, Maria Christina Mozes, S.E., serta kedua orang tua Bupati, Ismail Thomas, S.H., M.Si., dan Ibu Lucia Mayo Thomas, menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada seluruh umat Kristiani di Kutai Barat.
Ucapan tersebut tidak hanya disampaikan secara langsung, tetapi juga melalui berbagai platform media sosial resmi pemerintah daerah. Hal ini menjadi cerminan kepemimpinan yang adaptif, terbuka, dan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.
Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat, Kamius Junaidi, menjelaskan bahwa pesan Paskah dari Bupati bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sarat makna dan ajakan nyata untuk bertindak.

“Selamat Merayakan Hari Raya Paskah 2026 dari Bupati Kutai Barat. Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan nilai kasih, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama, termasuk terhadap alam,” ujar Pj Sekda, Dr. Kamius Junaidi, S.E., M.Si., M.T kepada reportaseexpose melalui WhatSapp Minggu (5/4/2026).
Lebih dari itu, Bupati Kutai Barat mengajak masyarakat untuk menerjemahkan nilai-nilai Paskah ke dalam aksi konkret, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah dengan menanam pohon, terutama tanaman buah-buahan lokal yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomis.
Ajakan ini menunjukkan kepemimpinan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga keberlanjutan lingkungan hidup. Di tengah tantangan seperti deforestasi dan berkurangnya habitat satwa liar, kebijakan dan seruan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Kutai Barat.
“Dengan menanam pohon buah-buahan lokal, kita tidak hanya menjaga lingkungan tetap hijau, tetapi juga memberikan ruang hidup yang aman bagi binatang liar di Kubar,” lanjut pesan tersebut.
Di sisi lain, sosok Ismail Thomas juga menjadi figur penting yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kutai Barat. Selama dua periode kepemimpinannya, ia dikenal konsisten memperjuangkan pembangunan daerah berbasis kerakyatan, serta meletakkan fondasi yang kuat bagi kemajuan Kutai Barat saat ini. Kehadirannya dalam momentum ini menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan yang peduli, berpengalaman, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Momentum Paskah tahun ini pun diharapkan menjadi lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Ia menjadi titik refleksi sekaligus penggerak kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan langkah-langkah sederhana namun bermakna, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat terus memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang hijau, berkelanjutan, dan sejahtera di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Penulis: Johansyah






