REPORTASE EXPOSE.COM, SENDAWAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Kutai Barat (Kubar) resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Jumat (13/2/2026), bertempat di Hotel Sidodadi, Kecamatan Barong Tongkok. Agenda strategis lima tahunan ini menjadi momentum kebangkitan bagi partai berlambang merpati tersebut untuk merebut kembali kejayaan di “Bumi Tanaa Purai Ngeriman” dengan semangat dan optimisme baru.
Muscab kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh jajaran petinggi partai, di antaranya Korwil DPP Hanura wilayah Kaltara-Kaltim Tiurmaida Tampubolon dan Ketua DPD Hanura Kaltim H. Marsidik, Sekretaris DPD HANURA Kaltim, M. Choirul Huda. Turut hadir pula jajaran penyelenggara pemilu, yakni Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kutai Barat.
Ketua DPC Partai Hanura Kubar periode 2020-2025, H. Aula, dalam sambutannya mengakui bahwa partai sempat menghadapi tantangan berat pada Pemilu 2024 yang mengakibatkan hilangnya kursi pimpinan DPRD. Namun, hal tersebut justru memicu semangat untuk melakukan konsolidasi total.
“Insya Allah, dengan semangat baru dan evaluasi kerja, kita targetkan menambah kursi di DPRD pada pemilihan mendatang. Kita ingin meraih kembali posisi pimpinan di DPRD Kutai Barat seperti masa-masa sebelumnya,” tegas H. Aula.
Sebagai petahana, H. Aula secara resmi menyatakan kesiapannya untuk kembali menakhodai DPC Partai Hanura Kutai Barat periode 2025-2030. Ia optimis bahwa militansi para kader mampu membawa perubahan besar bagi partai.
“Jika saya kembali diberikan kepercayaan oleh seluruh peserta Muscab, saya siap maju. Tujuan kita satu, yakni mewujudkan cita-cita perjuangan Hati Nurani Rakyat di Kutai Barat,” tambahnya.
Pesan Pusat: “Rakyat Harus Nomor Satu”
Keinginan H. Aula mendapat respons positif dari pusat. Korwil DPP Hanura, Tiurmaida Tampubolon, menyampaikan pesan langsung dari Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), bahwa syarat utama kebangkitan partai adalah kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Pesan Pak Ketum Oso jelas: Rakyat dulu yang harus dirangkul. Jika kita memperjuangkan hati nurani rakyat, maka Hanura secara otomatis akan menjadi besar. Strategi ini tidak boleh dibalik,” ujar mantan wartawan Istana tersebut.
Tiurmaida juga mengaku terenyuh melihat dedikasi para pengurus Anak Cabang (PAC) di Kutai Barat yang rela menempuh perjalanan 4 hingga 5 jam melalui jalur sungai dan jeram demi menghadiri Muscab.
“Dedikasikanlah seluruh lelah itu untuk kemenangan rakyat,” pesannya.
Senada dengan pusat, Ketua DPD Hanura Kaltim, H. Marsidik, membakar semangat kader dengan menjanjikan dukungan penuh, termasuk bagi kader daerah yang potensial maju sebagai kepala daerah. Ia memuji kepemimpinan H. Aula yang dinilai enerjik dan lincah sebagai modal utama perkembangan partai.
“Kita ingin kader Hanura tidak hanya di legislatif, tapi juga jadi Bupati atau Wakil Bupati. Saya tidak akan menghalangi Ketua DPC untuk langsung bertemu Ketua Umum meminta rekomendasi. Jika perlu, saya biayai semua akomodasinya,” ucap Marsidik disambut tepuk tangan meriah.
Marsidik juga meminta kader bekerja keras layaknya “sales” yang pantang menyerah sebelum target tercapai. Melalui sinergi yang kuat antara DPC, DPD, dan DPP, Muscab ini diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang progresif dan mampu menerjemahkan visi “Rakyat Dulu” menjadi program kerja nyata selama lima tahun ke depan.
Penulis: Johansyah





