REPORTASE EXPOSE.COM – Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Pulau Kalimantan.
Pada tahun 2025, provinsi ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 4.267.600 jiwa yang tersebar di 7 kabupaten dan 3 kota.
Pertumbuhan penduduk yang tidak merata menjadikan beberapa wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit dibanding daerah lain. Di balik angka-angka itu, tersimpan kisah tentang daerah-daerah yang masih berjuang membuka keterisolasian dan membangun peradaban di tengah hamparan hutan tropis dan sungai-sungai besar yang mengalirkan kehidupan.
Salah satu di antara kabupaten tersepi itu bahkan mencatat sejarah baru, dipimpin oleh bupati termuda sepanjang sejarah Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin yang mulai menjabat pada 20 Februari 2025, membawa semangat baru bagi masyarakat pedalaman.
Melansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur (kaltim.bps.go.id), berikut tiga kabupaten dengan jumlah penduduk paling sedikit di provinsi ini pada tahun 2025:
- Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu)
Menempati urutan pertama sebagai kabupaten tersepi di Kalimantan Timur, Kabupaten Mahakam Ulu hanya memiliki sekitar 34,74 ribu jiwa, atau sekitar 0,81% dari total penduduk provinsi.
Wilayah yang didominasi hutan lebat dan sungai besar ini menjadi beranda perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Akses menuju Mahulu sebagian besar masih melalui jalur sungai dan udara, menjadikan kehidupan masyarakat di sini penuh dengan tantangan sekaligus keunikan tersendiri.
- Kabupaten Kutai Barat (Kubar)
Di posisi kedua, Kabupaten Kutai Barat memiliki sekitar 180,30 ribu jiwa, atau sekitar 4,22% dari jumlah penduduk Kalimantan Timur.
Meski berpenduduk sedikit, Kubar dikenal kaya sumber daya alam dan kental dengan budaya Dayak yang masih terjaga. Menariknya, wilayah ini kini dipimpin oleh Bupati Frederick Edwin Thomas, sosok muda yang membawa harapan baru untuk pemerataan pembangunan di wilayah barat Kalimantan Timur.
- Kabupaten Berau
Menempati posisi ketiga, Kabupaten Berau memiliki jumlah penduduk sekitar 265,30 ribu jiwa, atau 6,21% dari total penduduk provinsi.
Berau merupakan daerah dengan potensi pariwisata bahari kelas dunia, mulai dari Pulau Derawan, Maratua, hingga Kakaban. Meski lebih ramai dibanding Mahulu dan Kubar, sebagian besar wilayah pedalaman Berau masih memerlukan perhatian serius dalam hal infrastruktur dan pelayanan publik.
Keberadaan tiga kabupaten tersepi di Kalimantan Timur bukan sekadar angka statistik. Di balik keterbatasan akses dan rendahnya kepadatan penduduk, tersimpan potensi besar untuk dikembangkan baik dari sisi budaya, alam, maupun sumber daya manusia.
Semangat generasi muda seperti yang ditunjukkan oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Thomas, menjadi simbol bahwa pembangunan tidak harus selalu dimulai dari kota besar.
Dari pelosok pedalaman Kalimantan Timur, harapan itu kini tumbuh perlahan, namun pasti menyongsong masa depan yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga Bumi Etam.
Penulis: Johansyah.






