Bukan Perpisahan, Melainkan Awal Pengabdian: Khaflah Akhirussanah Angkatan XIV SMP Integral Hidayatullah Melak

Reportaseexpose.com Sendawar – Suasana haru, syukur, dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Khaflah Akhirussanah Angkatan XIV siswa-siswi kelas IX SMP Integral Hidayatullah Melak Tahun Pelajaran 2025/2026 berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Melak Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri jajaran yayasan, perwakilan Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, orang tua siswa, serta para tamu undangan ini menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan sekaligus peneguhan komitmen untuk melanjutkan nilai-nilai pendidikan berbasis akhlak dan Al-Qur’an di jenjang berikutnya.

Bacaan Lainnya

Rangkaian acara berlangsung tertib dan sarat makna, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hidayatullah. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, penyematan tanda kelulusan, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, hingga sesi kesan dan pesan dari perwakilan orang tua.

Kepala SMP Integral Hidayatullah Melak, Ustaz Nasirul Haq, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Khaflah Akhirussanah bukanlah sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum refleksi dan awal tanggung jawab yang lebih besar bagi para lulusan.

“Momentum hari ini bukan garis akhir dari proses belajar anak-anak kita. Ini adalah pintu awal menuju jenjang kehidupan yang lebih luas dan penuh tantangan. Selama tiga tahun mereka telah ditempa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, kedisiplinan, serta nilai-nilai Islam yang harus terus dijaga di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap lulusan membawa identitas dan amanah sebagai bagian dari lembaga pendidikan Islam yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Ketika kalian menjadi alumni SMP Integral Hidayatullah Melak, maka identitas sebagai seorang santri tidak boleh berhenti di bangku sekolah. Hafalan Al-Qur’an, salat lima waktu, adab, serta kebiasaan baik yang telah dibangun selama ini harus tetap hidup dan menjadi cahaya di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua atas kepercayaan yang telah diberikan selama proses pendidikan berlangsung.

“Setelah ini, secara formal kami menyerahkan kembali pendidikan kepada orang tua. Namun ikatan nilai, doa, dan harapan tidak akan pernah terputus. Kami berharap anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang berbakti kepada orang tua, agama, bangsa, dan negara,” tutup Nasirul.

Acara kemudian ditutup dengan permohonan maaf dari pihak sekolah atas segala kekurangan selama proses pendidikan, serta doa bersama untuk masa depan para lulusan agar senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan istiqamah dalam menempuh perjalanan berikutnya.

Penulis: Johansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *