REPORTASE EXPOSE.COM SENDAWAR – Manajemen PT Manoor Bulatn Lestari (MBL) memberikan keterangan resmi terkait kecelakaan kerja fatal yang terjadi di jalur angkut (hauling) kilometer 35 pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 17.20 WITA.
Insiden tersebut melibatkan dua unit dump truck (DT). Kendaraan milik kontraktor yang mengangkut batu bara milik PT MBL menabrak bagian belakang DT di depannya. Akibat kejadian tersebut, dua pekerja dilaporkan meninggal dunia.
Wakil Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MBL, Edy Rante, menjelaskan bahwa pascakejadian, pihak Polres Kutai Barat langsung melakukan investigasi di lokasi.
“Pihak Kepolisian Kutai Barat telah menggelar investigasi di lokasi kejadian,” tegas Edy Rante kepada Reportase Expose dalam wawancara eksklusif, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan, investigasi tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi juga melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Tim Inspektur Tambang dari Kementerian ESDM telah melaksanakan investigasi secara menyeluruh di lokasi kejadian,” lanjutnya.
Edy Rante juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan insiden tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas upaya dan kerja sama dari Kepolisian Kutai Barat serta Inspektur Tambang Kementerian ESDM yang telah bekerja keras untuk segera menyampaikan hasil investigasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, khususnya terkait jarak aman antar kendaraan angkutan.
“Kami telah memberlakukan aturan bahwa setiap truk angkutan batu bara wajib menjaga jarak minimal 50 meter. Selain itu, setiap sopir dilengkapi radio komunikasi dengan frekuensi yang telah dikunci agar tidak digunakan untuk keperluan lain,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Edy berharap hasil investigasi dapat segera diterima agar perusahaan dapat mengambil langkah perbaikan.
“Kami berharap hasil investigasi segera kami terima, sehingga langkah-langkah perbaikan dapat dilakukan. Dengan demikian, operasional dapat kembali berjalan normal dan tingkat kepatuhan terhadap K3 tetap terjaga bagi seluruh kontraktor dan mitra kerja PT Manoor Bulatn Lestari,” pungkasnya.
Penulis: Johansyah






