Reportase Expose.com | Sendawar – Partai Golkar Kabupaten Kutai Barat mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dengan menggelar rapat pleno pembentukan panitia Musda DPD II Partai Golkar Kutai Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Partai Golkar Kampung Royok, Kecamatan Barong Tongkok, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal partai.
Rapat pleno dihadiri Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Kutai Barat beserta jajaran pengurus dan lima anggota DPRD Kutai Barat dari Fraksi Partai Golkar, yakni Agustinus selaku Wakil Ketua DPRD Kutai Barat, Rossalien, Oktavianus Jack, Errye Sugianto, dan H. Zainuddin Thaib.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, para kader membahas berbagai agenda strategis terkait pembentukan panitia pelaksana Musda yang akan bertugas mempersiapkan seluruh tahapan kegiatan hingga pelaksanaan musyawarah daerah.
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Kutai Barat, H Zainuddin Thaib menyampaikan bahwa Musda merupakan agenda organisasi yang sangat penting karena menjadi wadah evaluasi, konsolidasi, sekaligus menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
“Musyawarah Daerah bukan hanya sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum untuk memperkuat soliditas kader, menyatukan visi, serta menyusun strategi Partai Golkar dalam menghadapi berbagai tantangan politik dan pembangunan daerah. Kami berharap seluruh kader dapat menjaga kekompakan dan mengedepankan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kutai Barat dari Fraksi Golkar, Agustinus, menegaskan bahwa pembentukan panitia Musda menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Kami ingin Musda Partai Golkar Kutai Barat berlangsung secara demokratis, tertib, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan partai. Seluruh kader memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyukseskan agenda ini sebagai bagian dari penguatan organisasi,” kata Agustinus.
Senada dengan itu, anggota DPRD Fraksi Golkar, Rossalien, menilai Musda harus menjadi ruang bagi kader untuk memperkuat persatuan dan memperbesar kontribusi partai terhadap masyarakat.
“Golkar memiliki sejarah panjang dalam pembangunan daerah. Karena itu, Musda harus menjadi sarana untuk memperkuat komitmen pengabdian kader kepada masyarakat sekaligus menjaga eksistensi partai sebagai kekuatan politik yang selalu hadir di tengah rakyat,” tuturnya.
Melalui rapat pleno tersebut, DPD II Partai Golkar Kutai Barat menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan Musda secara matang dan profesional. Diharapkan agenda tersebut mampu menghasilkan kepengurusan yang solid, visioner, dan mampu membawa Partai Golkar semakin berperan dalam pembangunan Kabupaten Kutai Barat.
Penulis: Johansyah.






