Semangat Kemerdekaan Menggema di Site PT MBL, Wesly Siregar: Keselamatan Harus Jadi Budaya

Reportase Expose.com | Sendawar – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di site PT Manoor Bulatn Lestari (MBL), Sendawar. Perayaan berlangsung khidmat dan meriah, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, kebersamaan, profesionalisme, budaya keselamatan, dan integritas di lingkungan kerja pertambangan.

Di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh tantangan, momentum kemerdekaan dimaknai bukan sekadar sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai pengingat bahwa setiap insan pertambangan memiliki peran dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan melalui kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan mengedepankan keselamatan.

Bacaan Lainnya

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dipimpin Kepala Teknik Tambang (KTT) sekaligus Direktur PT Manoor Bulatn Lestari, Wesly Siregar, S.T., M.T., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Direksi dan Komisaris PT MBL, Direksi serta Penanggung Jawab Operasional (PJO) perusahaan kontraktor yang beroperasi di lingkungan pertambangan PT MBL, serta seluruh karyawan dan karyawati perusahaan.

Dalam amanatnya, Wesly Siregar menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Menurutnya, salah satu bentuk konkret mengisi kemerdekaan di lingkungan pertambangan adalah membangun keselamatan sebagai budaya yang melekat dalam setiap aktivitas kerja.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan tekad bersama untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya. Setiap insan pertambangan di lingkungan PT MBL harus memiliki komitmen bahwa setelah bekerja, kita wajib pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” tegas Wesly.

Ia menekankan, keselamatan kerja tidak boleh ditempatkan hanya sebagai kewajiban prosedural, melainkan harus menjadi nilai utama yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh pekerja.

Target Zero Accident, lanjutnya, juga tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kedisiplinan, kepatuhan terhadap prosedur, kepedulian antarsesama pekerja, serta keberanian untuk menghentikan pekerjaan apabila terdapat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Zero Accident harus menjadi kebanggaan kita bersama. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu bagian atau satu orang, tetapi tanggung jawab seluruh insan pertambangan. Kita juga harus bekerja dengan integritas, karena keselamatan dan integritas merupakan fondasi penting dalam menjalankan pekerjaan,” ujarnya.

Selain menekankan aspek keselamatan, Wesly mengajak seluruh jajaran PT MBL dan mitra kerja untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan kinerja di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan.

Menurutnya, situasi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk bekerja lebih disiplin, efektif, efisien, dan bertanggung jawab, tanpa mengesampingkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Dalam kondisi ekonomi global yang tidak mudah, kita harus semakin solid. Mari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, meningkatkan produktivitas, dan yang paling utama memastikan seluruh pekerja dapat kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat,” tambahnya.

Rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di site PT MBL pun tidak hanya menjadi momentum menumbuhkan nasionalisme, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan, kebersamaan, dan kekeluargaan antara manajemen, karyawan, serta perusahaan-perusahaan kontraktor yang menjadi mitra kerja di lingkungan operasional PT MBL.

Pada kesempatan tersebut, Wesly Siregar juga menyampaikan rasa prihatin dan duka cita mendalam atas bencana gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari sebelumnya.

Atas nama seluruh insan pertambangan di lingkungan PT Manoor Bulatn Lestari, ia menyampaikan solidaritas kepada para korban dan keluarga yang terdampak.

“Kami atas nama seluruh insan pertambangan di lingkungan PT Manoor Bulatn Lestari menyampaikan turut prihatin dan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak bencana gempa bumi di NTT,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, PT MBL juga menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan melalui program ESDM Peduli. Selain dukungan kemanusiaan, perusahaan berencana mengirimkan Emergency Response Team (ERT) untuk bergabung dengan tim ESDM pusat dalam mendukung upaya penanganan dan evakuasi korban bencana.

“Kami berharap bantuan yang diberikan nantinya dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. PT MBL berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi dalam kegiatan kemanusiaan,” pungkas Wesly.

Kemeriahan dan keberhasilan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di site PT MBL tidak terlepas dari peran aktif, sinergi, dan kolaborasi seluruh jajaran pimpinan, manajemen, karyawan, serta perusahaan mitra kerja.

Pada momentum tersebut, jajaran Direksi PT MBL secara khusus menyampaikan apresiasi atas dukungan para mitra kontraktor yang turut berkontribusi dalam menunjang kegiatan dan operasional perusahaan.

Sejumlah perusahaan mitra yang hadir dan berpartisipasi antara lain CV Renv Abadi, PT Asia Development Engineering, PT Bangun Agung Sentosa, PT Buana Eka Prima, PT Barana Medayu Sejahtera, PT Bina Sarana Sukses, PT Karunia Adiguna Teknik, PT Kaltim Sukses Lestari, PT Mitra Indah Lestari, PT Mutiara Mulia Raya, PT Mandau Silver Mahakam, PT Putra Kerbangan Perkasa, PT Putra Rimba Nusantara, PT Pore Sendawar Jaya, PT Rizky Berkat Persada, dan PT Riau Jatra Arya.

Kebersamaan seluruh unsur tersebut menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan di lingkungan pertambangan tidak berhenti pada upacara dan perayaan. Semangat itu diwujudkan melalui kolaborasi, kepedulian, integritas, produktivitas, serta komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bertanggung jawab.

Penulis: Johansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *