Semangat Hijrah dan Ukhuwah Warnai Peringatan 1 Muharram 1448 H di Kutai Barat, UAS Ajak Perkuat Persaudaraan dalam Keberagaman

Reportase Expose.com Sendawar  – Semangat hijrah, persaudaraan, dan persatuan dalam keberagaman mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar panitia Tabligh Akbar berlangsung di halaman Masjid Al-Muttaqin Islamic Center, Jumat (3/7/2026) malam. Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan agama memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti tausiyah penceramah nasional, Prof. Ustadz H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS).

Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani yang membacakan sambutan tertulis Bupati Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat, Dandim 0912/Kutai Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta ribuan jamaah.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Semangat Hijrah dan Keindahan Ukhuwah Mempererat Persaudaraan dalam Keberagaman”, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta meneguhkan komitmen bersama menjaga kerukunan di Kabupaten Kutai Barat yang dikenal sebagai daerah beradat dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Wakil Bupati H. Nanang Adriani, masyarakat diajak menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan, baik secara spiritual maupun sosial.

“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kualitas iman dan takwa, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Semangat hijrah Rasulullah SAW harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan integritas, pelayanan publik yang lebih baik, budaya gotong royong, dan kebersamaan dalam membangun Kutai Barat,” demikian pesan Bupati.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas moral, karakter, dan spiritual masyarakatnya. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia sekaligus mempererat ukhuwah dan menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Pesan tersebut selaras dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Abdul Somad. Dalam ceramahnya, UAS mengingatkan bahwa makna hijrah tidak sekadar berpindah tempat, tetapi berpindah hati menuju ketaatan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat persaudaraan antarsesama manusia.

“Saya datang ke Kutai Barat semata-mata untuk menyambung tali silaturahmi. Jika sesama Muslim, kita dipersatukan oleh kalimat La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah. Jika berbeda agama, kita dipersatukan oleh Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahkan lebih dari itu, kita adalah sesama makhluk ciptaan Allah yang wajib saling menghormati, saling menyayangi, dan saling menjaga,” ujar UAS.

Ia mengajak masyarakat mengesampingkan berbagai perbedaan yang berpotensi memecah belah persaudaraan serta terus merawat nilai-nilai toleransi yang telah diwariskan para pendahulu.

“Jadikan Kutai Barat sebagai daerah beradat yang menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat. Dari Kutai Barat, mari kita tunjukkan kepada Indonesia bahwa kedamaian lahir dari sikap saling menghargai, saling menyayangi, dan saling menjaga dalam bingkai persatuan,” pesannya.

Menutup sambutannya, Bupati Kutai Barat mengajak seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah sebagai fondasi pembangunan.

“Dengan persatuan, semangat gotong royong, dan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Kutai Barat yang semakin maju, sejahtera, religius, dan harmonis. Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Kutai Barat,” tutupnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi seluruh pihak. Pengamanan dan pengaturan jalannya acara melibatkan personel TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, panitia pelaksana, serta dukungan berbagai unsur masyarakat. Tingginya partisipasi masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung turut menjadi kunci suksesnya peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Kutai Barat.

Penulis : Johansyah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *