Tuntut Hak Masyarakat Adat, 1.000 Massa TBBR Kutai Barat Gelar Aksi Damai di Area PT TCM Hari Ini

BREAKING NEWSREPORTASE EXPOSE.COM SENDAWAR – Dewan Pengurus Daerah, Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPD TBBR) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggelar aksi damai besar-besaran hari ini, Jumat, 19 Juni 2026. Sebanyak kurang lebih 1.000 massa dijadwalkan turun ke jalan untuk menyuarakan ketegasan terkait penyelesaian hak masyarakat adat.

Berdasarkan surat pemberitahuan resmi bernomor 139/001/DPD-TBBR/VI/2026 yang dilayangkan kepada Kapolres Kutai Barat, aksi ini berpusat di sekitar area operasional PT Trubaindo Coal Mining (PT TCM).

Bacaan Lainnya

Aksi massa yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dipicu oleh buntunya jalan keluar (deadlock) dari mediasi yang sebelumnya difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat pada 13 April 2026 lalu di Ruang Rapat Diklat Kantor Bupati Kubar.

“Dalam hasil pertemuan tersebut, Pemkab Kutai Barat sudah memfasilitasi, namun hasilnya para pihak ‘Sepakat Untuk Tidak Bersepakat’. Karena itu, kami turun ke lapangan untuk menegaskan kembali penyelesaian hak masyarakat adat,” ujar Ketua DPD TBBR Kutai Barat, Darpon, dalam perihal Pemberitahuan Aksi Damai. Senin (15/6/2026).

Komitmen Jaga Ketertiban Umum

Pihak TBBR Kutai Barat menegaskan bahwa aksi unjuk rasa ini dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Darpon memastikan gerakan ini bersifat tertib dan damai.

  • Nama Kegiatan: Aksi Penegasan Penyelesaian Hak Masyarakat Adat
  • Lokasi: Area Operasional PT. TCM (Titik Kumpul & Penyampaian Aspirasi)
  • Estimasi Massa: 1.000 Orang
  • Sifat Aksi: Tertib, damai, menjaga ketertiban umum, dan mengedepankan etika.

Pihak panitia juga telah meminta pengawalan dan pengamanan resmi dari Polres Kutai Barat demi memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu fasilitas publik.

Surat pemberitahuan aksi ini ditandatangani langsung oleh Ketua DPD TBBR Kubar Darpon dan Sekretaris Deri Keoth, serta ditembuskan kepada sejumlah pihak penting, termasuk Pangelangok Jilah, Ketua Umum DPP TBBR di Pontianak, Bupati Kubar, Ketua DPRD Kubar, dan Kajari Kutai Barat.

Penulis: Johansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *