Kabar Duka: Mantan Bupati Pertama Kutai Barat Ir. Rama Alexander Asia Tutup Usia

Reportase Expose.com, Sendawar – Duka mendalam kembali menyelimuti Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Tangis kehilangan terasa begitu nyata, seiring berpulangnya salah satu putra terbaik daerah, Ir. Rama Alexander Asia, sosok pemimpin yang telah menorehkan jejak sejarah bagi Kabupaten Kutai Barat.

Almarhum yang akrab disapa Pak Rama dikenal sebagai birokrat berkarakter kuat, disiplin, tegas, serta berani dalam setiap pengambilan keputusan. Ketegasan yang ia miliki bukanlah tanpa arah, melainkan dilandasi oleh komitmen besar untuk membangun dan memajukan daerah yang dicintainya.

Bacaan Lainnya

Diketahui, jauh sebelum menjabat sebagai bupati definitif, Ir. Rama Alexander Asia telah lebih dahulu mengemban amanah sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kutai Barat. Ia dilantik pada 12 Oktober 1999 di Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri saat itu, Faisal Tanjung. Dalam masa transisi pembentukan daerah, beliau memimpin hingga struktur pemerintahan Kabupaten Kutai Barat benar-benar terbentuk dan berjalan.

Pengabdian tersebut kemudian berlanjut ketika pada tahun 2001, Ir. Rama Alexander Asia kembali dipercaya melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Kutai Barat untuk menjadi bupati definitif, bersama wakilnya, Ismail Thomas. Perjalanan panjang ini menjadi bagian penting dari sejarah berdirinya pemerintahan Kutai Barat yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus.

Sebagai Bupati definitif pertama Kabupaten Kutai Barat periode 2001–2006, Ir. Rama Alexander Asia menjadi pionir dalam perjalanan awal pemerintahan daerah pasca pemekaran. Bersama wakilnya, Ismail Thomas, beliau meletakkan fondasi pembangunan yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dedikasi dan pengabdiannya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Kutai Barat.

Kabar duka itu datang pada Jumat, 10 April 2026. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada pukul 09.00 WITA di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Kepergiannya meninggalkan luka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kutai Barat yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin sekaligus panutan.

Ucapan belasungkawa pun mengalir, salah satunya disampaikan oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, melalui akun media sosialnya. Ia mengenang almarhum sebagai sosok pionir yang telah memberikan arah dan harapan bagi masa depan daerah.

“Hari ini, Bumi Tanaa Purai Ngeriman kehilangan salah satu putra terbaiknya. Mantan Bupati Kutai Barat periode 2001–2006, Ir. Rama Alexander Asia, telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta. Beliau adalah pionir, Bupati pertama pilihan rakyat yang meletakkan fondasi pembangunan di masa awal pemekaran Kutai Barat. Visi dan dedikasinya akan selalu hidup dalam sejarah kabupaten kita tercinta,” tulisnya. Jumat (10/4/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menundukkan kepala sejenak, mengirimkan doa terbaik bagi almarhum.

“Mari kita kirimkan doa terbaik. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Perjuanganmu untuk Tanaa Purai Ngeriman tidak akan pernah kami lupakan. Rest in Love & Peace, Ir. Rama Alexander Asia.” Tutupnya.

Kepergian Ir. Rama Alexander Asia bukan sekadar kehilangan seorang mantan kepala daerah. Lebih dari itu, Kutai Barat kehilangan sosok perintis, pemimpin visioner, dan figur yang telah mengabdikan hidupnya demi kemajuan tanah kelahirannya.

Kini, yang tersisa adalah kenangan, jejak pengabdian, dan nilai-nilai keteladanan yang akan terus hidup dalam ingatan masyarakat. Doa-doa pun mengalir, mengiringi kepergian beliau menuju keabadian.

Penulis: Johansyah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *